Shaolin

Baru semalem kesampean nonton film bertaburan 3 aktor Mandarin beda generasi yang terkenal (Andy Lau, Jacky Chen, dan Nicholas Tse), judulnya “SHAOLIN”. Di Film ini Andy Lau berperan sebagai Panglima Perang, dan Jackie Chen berperan sebagai koki di Kuil Shaolin. Sementara Nicholas Tse aku ga tau statusnya berperan sebagai apa hehe… Pertama aku pikir itu film kolosal perang yang membosankan, tapi ternyata film action perang (jiahh….beti).

Cerita berawal dari perang perebutan wilayah kekuasaan antar panglima perang negara bagian di Cina. Panglima Hou Jie (Andy Lau) membantai habis musuhnya sampai tidak tersisa seorang pun. Yang paling terakhir dibunuh adalah Panglima perang lawannya, yg walaupun sudah berlindung di dalam Kuil Shaolin (yg saat terjadinya perang dijadikan posko pengungsian satu2nya bagi warga) dan terluka, tetap saja dibunuh tanpa belas kasihan. Padahal para biksu Shaolin sudah menasehati Panglima Hou Jie agar mau mengampuni lawannya ini yg sudah lemah dan sudah mengaku menyerah kalah, bahkan lawannya jg sudah memberikan peta harta karun miliknya kepada Panglima Hou Jie.

Nah…mulai dari situ ceritanya udah mulai males deh…. bunuh-bunuhan terus ceritanya, tapi bikin penasaran juga ahahaha…. Jadi nontonnya antara ngeri dan penasaran gitu. Kalo pas terjadi pembunuhan / pembantaian, sadis banget, ngeri liatnya.

Jadi, cerita berlanjut terus dengan bunuh membunuh. Mulai dari Panglima Hou Jie membunuh saudara kandungnya sendiri karena takut harta bendanya akan direbut sang Kakak, sampai pada akhirnya asisten kepercayaan Hou Jie membelot dan berbalik melawannya. Dan berlanjut pada akhirnya adalah asisten kepercayaan Hou Jie yg membelot dan bekerjasama dgn pihak Barat (bule/asing). Akan tetapi sang Asisten pembelot itu tidak mengetahui maksud dan tujuan terselubung pihak Barat. Pada akhirnya, melihat situasi yg dikhawatirkan akan mempersulit pihak Barat, terjadilah praktek adu domba oleh pihak militer Barat yg sejak awal telah menawarkan peralatan militer tercanggih saat itu kepada panglima perang Cina yg berkuasa secara gratis dengan imbalan diberikan izin untuk membangun rel di sepanjang salah satu kota di Cina yg pada akhirnya dpt mendatangkan keuntungan banyak bagi mereka. Pihak Barat telah mengincar pembuatan rel tersebut dengan maksud mau menguasai daratan Cina perlahan-lahan.

Alur ceritanya sebenernya mudah ditebak, dan jadi sedikit membosankan. Tapi yang aku tidak habis pikir adalah kesadisan dalam pembantaian dan pembunuhannya lumayan parah…Aku ditipu sama temenku (Wiwin) yang bilang katanya aku dan pacarku pasti suka nonton film ini wew….. Kata dia filmnya bagus. Ternyata isinya perang dan pembunuhan semua gubrak…!

Wajar juga kalau di iklannya film ini ditulis untuk dewasa karena memang seharusnya dan sewajibnya ini hanya untuk konsumsi orang dewasa saja. Tapi kenyataannya, pas kemarin aku nonton di bioskop Plaza Semanggi, ada anak kecil (anak SD) tuh yang ikutan nonton bersama orangtuanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: