Cara Hemat Menikmati Indahnya Kota Venezia

1. Pemandangan dari Ketinggian

Setiap kota besar memiliki satu menara/gedung/bangunan tertentu yang tinggi dan memungkinkan seseorang untuk melihat pemandangan kota secara keseluruhan dengan visual 360 derajat. Venezia pun demikian, mereka memiliki menara lonceng di area St. Marco namun Anda harus membayar. Ketimbang mengeluarkan uang, saat pertama kali menapakkan kaki di stasiun kereta, carilah area parkir Piazzale Roma dan naik lift ke atas gedung. Meskipun pemandangannya tidak sama, namun Anda bisa menikmati kota Venezia dari ketinggian tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

2. St. Marco

Area publik yang luas banyak ditemui di Eropa. Jika Anda belum pergi ke St.Marco maka jangan bilang Anda pernah ke Venezia. Area publik ini gratis dan Anda bisa menikmati tiga objek wisata utama seperti Basilica, istana Doge dan gereja. Jangan sampai terlewatkan untuk berfoto dengan burung-burung merpati yang ‘berani’ berada di dekat manusia. Berilah mereka serpihan roti dan abadikan momen dikerubungi merpati di St. Marco.

3. Karnaval

Jika Anda traveller yang detail atau backpacker yang beruntung, maka Anda berkesempatan merayakan karnaval Venezia di bulan-bulan tertentu. Orang-orang menggunakan topeng dan kostum menawan berkeliaran di jalan utama. Abadikan momen penuh keceriaan ini.

4. Gondola

Menaiki Gondola adalah kemewahan tersendiri, mengingat tarifnya 80 euro (sekitar Rp 960 ribu) untuk 40 menit keliling, Duh! Daripada menghabiskan banyak uang, belilah transportasi bus air satu hari yang terbagi atas 6, 12 hingga 24 jam. Meskipun pengalamannya berbeda, Anda tetap bisa merasakan pengalaman keliling kota Venezia di atas air dan turun naik sesuka hati ke tujuan yang diinginkan.

5. Karnaval Khusus

Karnaval menjadi salah satu highlight wisata dalam festival Venezia, namun kemeriahan betul-betul terasa saat pesta berlangsung di atas air. Dikabarkan, pada bulan Juli saat permukaan air naik dan memenuhi area pulau utama dan pulau Giudecca, maka banyak perahu yang menambatkan diri di sana sambil mengadakan disko di atas perahu. Dimeriahkan pula dengan pesta kembang api hingga lomba balapan perahu berwarna.

6. Minuman kala Dingin

Mengunjungi Venezia di musim dingin memang tidak mengenakkan karena angin yang bertiup cukup kencang dan memilukan tulang. Untuk itu, cobalah minuman lokal yang khas untuk menghangakan tubuh bernama Vin Brule. Secangkirnya dijual seharga 1,50 euro atau sekitar Rp 18,000.

7. Pecinta seni

Jika arsitektur kota belum bisa memuaskan hasrat para penikmat seni, maka Venezia juga dikenal sebagai kota yang rutin mengadakan La Biennale di Venezia, sebuah perhelatan seni kontemporer yang diadakan dua kali setahun selama enam bulan. Event selanjutnya akan diadakan tahun 2013, dan beberapa pameran yang diadakan juga gratis.

8. Makanan

Jika makan masakan beku kemasan yang dijual di supermarket membuat Anda bosan, cobalah sandwich lokal bernama cicchetti yang bisa ditemukan di hampir seluruh bar atau resto. Harganya sekitar 1-3 euro (sekitar Rp12-36 ribu).

9. Jalan Kaki

Bagian kota Venezia yang banyak dikunjungi turis adalah kepulauannya, bukan area Mestre. Anda bisa berjalan kaki mengelilingi Venezia sambil menyebrangi banyak jembatan kanal. Tersesat di kota ini bisa dibilang cukup menyenangkan karena hampir di setiap sudut kota terdapat toko maupun cafe untuk bertanya. Yang terpenting adalah jangan sampai tercebur selama berjalan-jalan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: